
Wahai anakku...Ketahuilah bahwa anak Adam tidak diistimewakan dengan akal melainkan agar ia mengajaknya berpikir. Untuk itulah hadirkanlah akalmu, gerakkanlah ia dan tegurlah dirimu dengan akalmu itu, nescaya akan jelas olehmu bahwa dirimu itu adalah makhluk yang memiliki beban dalam hidup ini(mukallaf).
Engkau diwajibkan melaksanakan ibadah-ibadah fardhu. Dua malaikat selalu menyertaimu dengan menghitung lafaz-lafaz dan pandangan matamu. Sesungguhnya nafas-nafas kehidupan adalah derap-derap langkah menuju ajal, batas kontrakmu di dunia ini sangat sebentar, sementara 'penjara' di dalam kubur amat lama sekali, lalu siksa yang mengiringi hawa nafsu terasa sangat keras. Lantas, di manakah kelazatan kemarin (di dunia)?! Ia telah pergi dan meninggalkan penyesalannya. Dan di mana pulakah syahwat diri itu?! Ia telah meninggalkan isi kepala dan lenyap sudah.

Tidaklah orang yang berbahagia itu kecuali kerana ia melawan hawa nafsunya. Dan tidaklah orang celaka melainkan kerana ia lebih mementingkan dunianya...
Malas meraih berbagai keutamaan dalam agama adalah seburuk-buruknya teman dekat dan cinta kesantaian akan mewarisi penyesalan..,Waspadalah! dan tegurlah dirimu! Ketahuilah bahwa melaksanakan kewajiban agama dan meninggalkan hal-hal yang haram merupakan suatu keharusan. Kapan saja seseorang melampaui batas, maka nerakalah yang dijanjikan untuknya.
Ketahuilah, bahwa mencari keutamaan adalah akhir keinginan mereka yang bersungguh-sungguh. Dan dengan sungguh-sungguh itulah kekuatan hadir..

Oleh karena itu orang yang memiliki cita-cita besar harus meraih segala keutamaan itu, kemudian menyibukkan diri dengan menghafal al-Qur'an dan mempelajari tafsirnya, hadits Rasulullah saw, mengenal sirah baginda saw dan sirah para sahabatnya, dan para ulama setelah mereka, untuk menentukan pilihan martabat yang lebih tinggi..
Tidaklah cita-cita mulia itu terhenti melainkan kerana keburukannya. Sebab, jika tidak, bila saja himmah (cita-cita mulia) itu meninggi ia tidak akan tergoda oleh dunia.
Bila saja engkau melihat dalam dirimu ada rasa lemah, bertanyalah kepada Allah, atau rasa malas mengadulah kepada-Nya. Engkau tidak akan memperoleh kebaikan selain dengan mentaati-Nya. Dan tidaklah kebaikan itu terlewati dari dirimu kecuali lantaran kemaksiatan yang engkau lakukan.
No comments:
Post a Comment